Selasa, 01 Januari 2013



Cerita Cinta 
 Karya : Jerwin
             
Awan gelap runtuh menjadikannya putih
Angan diriku sungguh bisa kuraih
Akan kubawa gemuruh jantungmu tak terperih
Adzan cintamu meluruh dihatiku wahai bidadari

Memang  dirimu pulang kembali
Membuat  diriku senang sekali
Mencari cintamu terkenang lagi
Menyerupai kasihmu bintang pagi

Dawai dunia terdengar kasihku
Damai  terasa terbawa kasihmu
Dasar hatimu terlihat meramu
Dunia menyahut tertulis takdirku

Akankah hatimu menerima hatiku
Adakah jantungmu mendengar jantungku
Apakah cintamu menyambut cintaku
Alangkah indahmu menawan kalbuku

Senin, 24 Desember 2012

KAPTEN KAPAL
Karya : Jerwin
 
Badai datang membawa luka
Bagai senang membawa duka
Entah membawa kapalku kemana
Entah membawa dukaku kemana
 

Aku adalah kaptennya
Atau bukan aku ?
Aku tak tahu
Aku tak tahu
Aku tak tahu
Putar haluan kemana ?
 

Entah kemana
Kekiri karang
Kekanan karang
Kebelakang karang
Kedepan karang
Aku harus bagaimana ?
 

Ombak datang menerpa
Ombak datang tak menyapa
Bagai berteman dengan badai
Bagai sepakat menghancurkan
 

Tapi...
Aku kapten kapal
Dalam hati masih ada rasa
Yang mampu membuatku bertahan
Karena aku
Karena aku
Kapten kapal.
ANGIN
Karya : jerwin

Kedatangan dan kepergianmu tak bisa ditebak
entah seperti angin atau mungkin seperi jelangkung ?
saya harap kamu seperti angin

senin 3 Desember 2012
kamu berhembus dengan lemah lembut
kemudian hari-hari berikutnya dengan sepoi-sepoi
dan kadang sesekali terasa seperti badai

tetapi ketika kamu seperti badai, maka disaat itulah
saya bisa merasakanmu lebih dalam
bahkan sangat dalam aku bisa merasakanmu
ada disela-sela hati, jantung, otak, dan disetiap pembuluh darahku

kau datang tak menentu
terkadang pagi, siang, atau sore hari
kekuatan dan kecepatan hembusanmu juga tak menentu
dan terkadang
aku berpikir untuk melewatkanmu begitu saja
 
kau tak pernah datang pada malam hari secara langsung
tetapi secara licik
kau berhembus dalam mimpiku
dan membawaku terbang melewati malam
bersamamu, angin cintaku.
JAM BERDARAH
Karya : Jerwin
 
Ku tak sengaja menemukanmu 14.175 jam yang lalu
Berlumuran darah hitam, terkapar di depanku seakan layu
Lalu ku bertanya “ada apa denganmu ?”
“tidak apa-apa.” Itulah jawabanmu

Kemudian dengan sengaja 10.710 jam yang lalu
Ku mencoba membersihkan darahmu disampingku
Lalu ku bertanya “bagaimana keadaanmu ?”
“tidak apa-apa.” Tetap begitu jawabanmu

Kemudian dengan sangat sengaja 7.120jam yang lalu
Ku berhasil melihatmu lebih jelas disampingku
Lalu ku bertanya “bagaimana keadaanmu?”
“seperti apa yang kau lihat.” Itulah jawabanmu

Dan entah sengaja atau tidak sengaja 5.050 jam yang lalu
Ku melihatmu terbangun dibelakangku dari darah hitammu
Dan ku kembali bertanya “bagaimana keadaanmu?”
“tak penting untuk kau tahu.” Jawabmu

Dan mungkin tak sengaja 12.000 jam yang akan datang ku menemukanmu
Berlumuran darah biru, duduk santai didepanku
Lalu ku kan bertanya “bagaimana keadaanmu ?”
“nama kamu siapa. ?” jawabmu terbahak, ku terbelalak.
MASA LALU
Karya : Jerwin

 
Bisakah kau mengenal masa lalu
Berbisik kita bersama menunggu waktu
Berpura kau menjadi sangat kelabu
Berakhir kita menjadi abu-abu



Bisakah kau mengenal masa lalu
Bertitik satu menjadi sangat jauh 

Berlalu kau sekejap dihadapanku
Berlagak lupa semua risau

Waktu dan masa lalu bersepakat
Wajahmu hilang tak berharakat
Wahai kau pembawa duri melompat
Waktu tak sudih berjalan lambat

Tapi
Maukah masa lalu mengenalmu
Membawamu menerjang waktu
Mengungkap pesan dalam diammu
Memburumu dalam sikapmu
Merobohkanmu dalam angkuhmu.
ADAM SMITH, 20 DESEMBER 2012, PUKUL 14.00-17.00
Karya : JERWIN

Ruangan itu terdiam membisu
Tidak ada hembusan nafas didalamnya
Angin terkadang menggerakkan pintunya
Krgh....krgh...

Kursi-kursi bertanya kepada meja
Apakah hari ini saya libur dari pantat ?
Lantai bertanya kepada dinding
Apakah hari ini saya libur dari pijakan ?
Listrik bertanya kepada kabel
Apakah hari ini saya libur dari colokan charger ?

Aku duduk menulis ditemani
Abjad ke-19
Abjad ke-5
Abjad ke-16 dan
Abjad ke-9

Jarum jam mengingatkan tek.....tek......tek.....
Kicauan burung mengiyakan
Aku harus segera pulang.